Asal Muasal Populernya Nama Pasir Berbisik di Bromo

Daerah puncak Gunung Bromo terkenal dengan julukan Pasir Berbisik di kalangan wisatawan. Memang tersedia lautan pasir yang luas di sana. Tapi, kapan ya nama Pasir Berbisik populer?

Pasir Berbisik, itulah sebutan dari lautan pasir yang terkenal di Bromo. Hamparan luas padang pasir ini tetap menjadi salah satu incaran para wisatawan yang berkunjung ke Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.

ihsantravel.com

Usut punya usut, asal awalnya berkaitan dengan film karya sutradara Nan Achnas tahun 2001 silam yang berjudul Pasir Berbisik. Bercerita tentang seorang gadis desa bernama Daya yang tinggal di perkampungan miskin dengan ibunya yang sudah lama ditinggal oleh suaminya sejak Daya tetap kecil.

Kondisi lingkungan yang tidak selalu aman serta jarak yang jauh dari peradaban moderen membuat ibunya amat protektif sehingga Daya suka bertingkah aneh. Salah satunya tingkahnya, ia sering menelungkupkan tubuhnya ke tanah pasir, karena ia merasa bahwa pasir berbisik kepadanya.

Sebenarnya fenomena pasir berbisik ini terjadi karena adanya angin yang bertiup, sehingga butiran-butiran pasir bertebangan dan terdengar seperti bisikan yang terdengar ke telinga setiap orang yang melewatinya. Bentuknya juga bergelombang menyerupai ombak-ombak kecil.

Di sini traveler bisa melihat luasnya padang pasir dengan pemandangan di atas ketinggian lebih dari 2000 mdpl. Jika sering lihat kawan atau kerabat foto dengan menunggangi kuda di kawasan Gunung Bromo, bisa jadi salah satu lokasinya adalah Pasir Berbisik.

Apabila anda ingin ke Pasir Berbisik, traveler bisa memilih untuk sewa jeep bromo murah atau kamu bisa juga bisa naik kuda untuk berkeliling. Biasanya beberapa agen perjalanan wisata juga tawarkan paket-paket yang mampu diilih sesuai keinginan.

Jika ingin mencari daerah lain di daerah Bromo, traveler bisa datang ke Savana atau Bukit Teletubbies yang juga menjadi salah satu incaran utama pengunjung. Disana juga bisa lihat indahnya sunrise yang terbit di pagi hari.

Perlu diperhatikan, kawasan Gunung Bromo dibuka pukul 03.00 WIB karena banyak pengunjung yang mengincar matahari terbit. Hawanya juga amat dingin, amat direkomendasi untuk menggunakan busana yang tebal agar tetap hangat.