Tips Cara Menghemat Uang Dimulai dari Dapur

Mengingat harga keperluan yang jadi naik, tentu kita harus jadi bijak dengan pengeluaran bulanan. Namun, pengeluaran keperluan pokok apakah mampu dihemat?

Ternyata menghemat uang mampu dilaksanakan dari keperluan dapur sehari-hari lho.

Bagaimana caranya, ikuti beragam tips berbelanja hemat di bawah ini !

southgate.id
  1. Belanja di Pasar Tradisional, Bukan di Supermarket

Tidak harus gengsi! Soal masak-memasak, bukan soal gengsi.

Bukankah yang paling utama adalah bahan makanan berikut sehat dan diolah dengan cara yang sehat juga? Memang belanja di pasar tradisional itu perlu stimulan ekstra dikarenakan tempatnya yang seringkali kotor, bau dan terhitung becek. Namun, apa salahnya kecuali kita dapat bahan makanan yang selalu sehat dan harga yang tidak mahal dan juga terjangkau.

Tujuan kita adalah meraih bahan makanan yang sehat dan khususnya dengan harga yang lebih tidak mahal sehingga mampu menghemat uang bulanan. Sebenarnya di pasar tradisional Anda mampu meraih beragam keperluan dapur yang Anda butuhkan. Bahkan buah dan sayur segar pun tersedia di pasar tradisional.

  1. Meracik Bumbu Dapur Sendiri

Karena tidak ingin ribet, kebanyakan orang khususnya ibu-ibu rumah tangga yang memakai bumbu dapur siap saji. Memang ini tidak salah. Namun harganya bakal lebih mahal. Jika Anda ingin menghemat uang, Anda mampu meracik bumbu dapur sendiri. Selain itu, Anda juga bisa pilih cita rasa yang Anda ingin sendiri sesuai dengan lidah keluarga. Anda mampu meracik bumbu dapur sesuai dengan keperluan dan kuantitas keluarga.

Beberapa semisal racikan bumbu yang bisa Anda racik sendiri di rumah dengan simpel diantaranya adalah bumbu sayur lodeh, sayur asem, soto ayam, semur, rendang, dan tetap banyak lagi. Jika Anda merasa kesusahan di dalam meracik bumbu sendiri, kenapa tidak coba mencarinya lewat internet? Dalam meracik bumbu dapur, Anda juga mampu memakai kreativitas dan cita rasa Anda sendiri.

  1. Pilih Masakan yang Lebih Tahan Lama

Makanan yang sehat yang tidak mengandung pengawet sesungguhnya bakal susah basi kecuali penyimpanannya tidak dilaksanakan secara benar. Salah satu tips untuk menghemat uang adalah memasak masakan yang tidak mudah basi atau mampu bertahan agak lama.

Bukan bermakna memakai bahan pengawet yang tidak sehat. Anda mampu memasak hidangan yang setidaknya mampu tahan sampai keesokan harinya layaknya sambal kering kentang, semur, pepes ikan, ayam goreng, balado tempe/tahu dan lain sebagainya.

  1. Jangan Biasakan Menyimpan Bahan Makanan yang Belum Dibutuhkan

Raciklah bahan makanan sesuai dengan keperluan Anda. Seringkali kulkas digunakan untuk menyetok beragam bahan makanan sehingga lebih praktis dan menghemat waktu. Untuk momen Lebaran sesungguhnya bisa saja kita menyiasati dengan cara tersebut. Tapi kita juga harus waspada di dalam memiliki type makanan yang ingin disimpan.

Sebab jika kita lupa, maka bakal ada makanan basi di di dalam lemari penyimpanan atau kulkas kita. Tentu Anda tidak ingan kan makanan basi berikut membuat bau kulkas dan menghancurkan selera makan Anda?

  1. Hindari Jenis Makanan yang Menghabiskan Gas Elpiji

Seiring dengan inflasi, kenaikan harga bahan pokok juga bakal mempengaruhi budget bulanan Anda. Salah satu bahan dapur yang terlalu diperlukan, tentu saja adalah gas elpiji kecuali Anda tidak memakai kompor listrik. Seperti yang kita ketahui bahwa harga gas elpiji cukup mahal. Untuk menyiasati hal ini, Anda harus memasak makanan yang tidak perlu gas elpiji terlalu banyak. Hindari terlalu kerap memasak rendang dikarenakan type masakan ini perlu banyak gas elpiji di dalam memasaknya.

  1. Kombinasi Menu Hidangan yang Seimbang

Setiap bagian keluarga tentu memiliki selera masing-masing, misalnya, anak senang makan ayam goreng saat suami Anda lebih senang sup daging sapi. Untuk menyiasati hal ini, barang siapa Anda sebagai juru masak di dapur harus mampu mengkombinasikan menu yang pas.

Misalnya, hidangkan 6 potong daging ayam bakar untuk makan siang dan malam anak Anda, kemudian dengan bumbu yang sama, Anda mampu membuat gulai sapi yang berkuah untuk suami Anda.

Jika Anda sukses menghemat uang Anda di mulai dari keperluan dapur, tentu bakal ada dana yang tersisa bukan?